168
167 shares, 168 points
Jokowi saat berbincang dengan MBZ di UEA

Halo Kulturis, pembaca kulturina.id, selama dua hari, Minggu- Senin (12-13/1) Presiden RI Joko Widodo alias Pak Dhe Jokowi berkunjung ke Uni Emirat Arab. Atas kunjungan tersebut, seperti yang dirilis berbagai media pemerintah UEA sepakat menanamkan modalnya di Indonesia sebesar Rp. 314, Triliun. Jokowi berangkat dari Bandara Hallim Perdana Kusumah ini disambut hangat oleh  Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ)  di Istana Qasr Al Watan.

Jika melihat Video yang dirilis oleh Sekretariat Negara (Setneg) Pak Dhe Jokowi terlihat berbincang akrab dengan Putra Mahkota MBZ,  sebelum kemudian keduanya mendengarkan paduan suara Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.  Ditilik dari gambarnya, Istana ini sangat mewah dengan sentuhan khas Timur Tengah. Selain Istana Qas Al Watan yang wah itu, tentunya kulturis mesti tahu nih negara yang Asia yang disejajarkan dengan Paris di Perancis atau New York di Amerika Serikat. Berikut sekilas tentang UEA atau disebut juga dengan Emirati.

Keramahan

Menurut sumber dari emirate.com, warga  Emirati dikenal dengan budayanya yang ramah.  Keramahan merupakan inti kebudayaan Emirati sehari-hari, dan menyeruput kopi Arab, atau gahwa, merupakan bagian dari sambutan hangat. Warga UEA senang dengan menikmati gahwa dengan kurma sambil bersantai di majlis, ruang pertemuan nyaman yang biasanya dipakai untuk menjamu tamu dan bertukar kabar dengan teman. 

Kesenian Arab

UEA atau Emirates memiliki kekayaan seni  terutama seni kaligrafi Arab yang memakai naskah Arab untuk menciptakan pola artistik. Pola Arab dan geometris Islam girih juga merupakan bagian besar dari seni tradisional. Masyarakat Emirates sering merayakan bakat lokal serta internasional di Alserkal Avenue di Al Quoz dan Dubai Design District, yang juga dikenal sebagai d3. Anda akan menemukan banyak galeri, studio, pertunjukan, toko mebel, toko dadakan, dan kafe di pusat kreatif ini.

Puisi dan tarian

Puisi dalam tradisi Arab dengan berakar dari budaya pengembara Badawi, yang akan disajikan untuk bercerita, menangani masalah di masyarakat, menyambut para tamu, atau menghibur mereka dalam perjalanan melintasi gurun. Ada dua jenis yang mencolok – Nabati dan Al-Taghrooda. Puisi Nabati dalam bahasa sehari-hari ini sederhana dan langsung, sedangkan Al-Taghrooda adalah nyanyian puisi yang dilakukan secara bersahut-sahutan antara dua orang. Terkadang, puisi mengiringi tarian rakyat Al-Ayyala yang biasanya dilakukan selama pesta atau perayaan. Para pria memegang tongkat dan menari dalam barisan mengikuti drum yang dipukul terus-menerus untuk menggambarkan kesatuan.

Olahraga tradisional

Olahraga air masa kini, olahraga otomotif, dan petualangan gurun merupakan bagian besar dari budaya lokal akhir pekan, bersama dengan tenis, golf, sepak bola, serta rugbi. Namun ada peluang untuk mengikuti olahraga warisan tradisional Emirati yang berasal dari berburu dan bertahan hidup, termasuk berburu dengan burung elang, pacuan unta, serta olahraga berkuda.

Ramadan

Hukum dan budaya Dubai dan UEA berhubungan langsung dengan tradisi Islam. Dan tidak ada waktu yang lebih tepat untuk menikmatinya selama bulan Ramadan, bulan suci Islam. Para penganut berpuasa mulai fajar hingga senja, dan saat matahari terbenam, umat Muslim dapat menikmati hidangan buka puasa bersama teman dan keluarga. Anda bisa berbuka puasa prasmanan di seluruh kota dan mengikuti tradisi setempat. Ramadan didasarkan pada kalender bulan, sehingga tanggalnya maju setiap tahun, diakhiri dengan libur nasional untuk Idulfitri.

Distrik warisan budaya dan sejarah

Pelajari budaya dan sejarah Dubai di sepanjang Dubai Creek. Mulailah dari Kawasan Bersejarah Al Fahidi dan berjalanlah menuju Sheikh Saeed Al Maktoum’s House dan Heritage Village. Jelajahi desa bergaya tradisional dengan menara angin dan halaman, amati lebih dekat pembuatan tembikar dan tenun oleh para perajin lokal, serta pelajari tentang kehidupan lokal di Sheikh Mohammed Centre untuk Pemahaman Budaya. Ada beberapa museum dan galeri di daerah ini, termasuk Dubai Museum di Benteng Al Fahidi.


Like it? Share with your friends!

168
167 shares, 168 points

0 Comments

Your email address will not be published.

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Video
Youtube and Vimeo Embeds
Image
Photo or GIF