150
150 shares, 150 points

Sebuah musik mengalun, saat enam penari itu masuk ruangan. Beberapa tamu undangan langsung mengikuti irama khas Papua itu. Ya, Ke enam penari itu membawakan Tari Mambo Simbo saat peluncuran kanal budaya, Kulturina.id yang digelar di Hotel J.S Luwansa Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/19).

Tari Mambo Simbo adalah tarian yang menceritakan tentang seorang anak laki-laki yang lari dari desanya. Penduduk desa dan orang tua Mambo menyusuri sungai dan hutan untuk mencari Mambo. Sayangnya, Ibu Mambo meninggal di tengah pencarian tersebut. Penduduk desa menangisi kepergiannya. Setelah itu, penduduk desa kembali melanjutkan pencarian. Akhirnya mereka menemukan Mambo dan mereka merayakan keberhasilan ini. Itulah cerita yang melatarbelakangi terciptanya tarian Mambo Simbo ini.

Pada acara tersebut, sebagian tamu undangan juga ada yang maju ke depan panggung ikut serta menari Mambo Simbo sambil berlanggak-lenggok mengikuti irama musik. Dengan adanya penampilan anak-anak Papua ini tamu undangan terlihat sangat terhibur.

Selain alunan musik bernuansa penuh kegembiraan, ternyata tarian Mambo Simbo ini memiliki filosofi yang sangat mendalam yang menggambarkan kehidupan orang-orang Papua.

Vellicia Mugo, salah satu penari yang juga menggawangi Mambri Collection Papua mengungkapkan, tarian Mambo Simbo yang mereka tampilkan tersebut memilki simbol kegembiraan, tali persaudaraan, keakrabaan dan kekeluargaan yang erat.

vellicia mogu

“Tarian ini adalah simbol kegembiraan, persaudaraan, untuk merekatkan tali kekeluargaan,” ungkapnya.

Kemudian, kostum yang dikenakan para penari ini juga sangat unik karena berasal dari bahan-bahan yang diambil dari alam Papua seperti dibuat dari serat-serat pohon, rumputan dan daun-daun.
Vellicia melanjutkan, kostum ini merupakan pakaian adat Papua yang terbuat dari susunan daun sagu kering dan digunakan untuk menutupi sebagian tubuh bawah.

“Bahan-bahan yang digunakan berasal dari daun sagu, rumbai-rumbai ini dari daun sagu kering,” tutur Vellicia.

Rikard Bagun, Jurnalis Senior yang juga dewan pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan pandangan yang menarik tentang pandangan kebudyaan Papua ini. Ia menganggap bahwa acara kebudayaan seperti ini perlu terus digalakan.

“Narasinya bukan lagi politik, namun ini wacana kebudayaan yag sangat menarik, kebudayaan Papua adalah simbol kekuatan papua yang genuin, dan kita bisa mendapatkan perspektif yang lain,” pungkasnya.

rickard bangun

Selain itu, tarian Mambo Simbo ini sudah mulai dikenal luas di masyarakat dan tidak hanya ditampilkan di dalam negeri saja tetapi pernah ditampilkan dalam acara-acara panggung internasional, diantaranya acara yang menampilkan Revolution 2018 yang digelar di Marina Bay Sands Expo & Convention Singapura pada 23-25 Maret 2018 dan ditampilkan pada kesempatan Resepsi Diplomatik HUT RI ke-74 di Hotel JW Marriott Ankara, 21 September 2019.

Acara peluncuran kanal Kulturina.id ini adalah sebagai jembatan untuk mengembalikan wacana kebudayaan dan warisan budaya leluhur yang ada di Indonesia demi memperkuat rasa nasionalisme yang diawali dengan rasa persaudaraan yang kuat.

Penulis : Yuga Nugraha, Jurnalis kulturina.id


Like it? Share with your friends!

150
150 shares, 150 points

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format